Faktor Resiko Penyakit Jantung

Ada beberapa faktor resiko penyakit jantung yang mempengaruhi mudah tidaknya seseorang terkena penyakit jantung koroner, yang sebaiknya Anda kenal dan pahami.

  1. Jenis kelamin. Wanita mempunyai faktor resiko penyakit jantung lebih rendah daripada pria. Penyakit jantung koroner jarang terjadi pada wanita premenopause, kecuali apabila terdapat faktor resiko yang multipel (berganda). Namun, ada kekecualian pada wanita dengan penyakit diabetes mellitus dan obesitas. Pada wanita pasca menopause, resiko terkena serangan jantung koroner mendekati resiko pada pria sehingga penting sekali mengendalikan faktor resiko pada wanita menopause.
  2. Riwayat keluarga. Anda perlu mengetahui jumlah keluarga Anda yang terkena penyakit jantung dan usia mereka saat terkena penyakit jantung koroner, serta kedekatan yang terkena penyakit jantung koroner meningkatkan resiko pada anggota keluarga yang lain.
  3. Kadar kolesterol plasma tinggi yang disebabkan peningkatan koleesterol LDL (kolesterol jahat) merupakan faktor utama terjadinya penyakit jantung koroner. Dalam menilai peningkatan kadar lipid plasma perlu juga memperhatikan kadar kolesterol HDL (kolesterol baik).
  4. Diabetes Mellitus. Peningkatan resiko diabetes disebabkan karena kelainan lipid (hiprtrighliseridemia, kolesterol HDL rendah, serta kadang-kadang hiperkolesterolemia). Kelainan glukosa darah, terutama apabila berat badan dinormlisasi. Namun, kadang-kadang kelainan lipid bersifat menetap.
  5. Hipertensi. Hipertensi merupakan faktor resiko terjadinya penyakit jantung koroner. Di samping itu, hipertensi cenderung terjadi bersamaan dengan faktor resiko lain, seperti dislipidemia, faktor resiko trombigenik, serta obesitas. Sasaran penurunan tekanan darah adalah tekanan sistolik menjadi 140 mmHg atau kurang sementara tekanan diatolik menjadi 85-90 mmHg atau kurang.

Tergantung seberapa besar pengaruh perusak tubuh yang dimiliki masing-masing organ dan seberapa besar faktor penyokong  dan faktor pelindung yang ada  dalam tubuhnya, akan berbeda-beda kasusnya dalam tubuh seseorang. Bila faktor perusak lebih dominan dibandingkan faktor pelindung maka resiko untuk menjadi faktor resiko penyakit jantung koroner menjadi lebih besar. Sebaliknya, pada orang dengan unsur-unsur pelindung dalam tubuhnya lebih baik dibandingkan unsur perusak, resiko jatuh sakit akibat kerusakan dan akibat yang ditimbulkan oleh unsur-unsur perusaknya lebih kecil.

penyakit jantung

penyakit jantung

Sekali lagi menyimpulkan akibat yang ditimbulkan oleh kebiasaan buruk, perilaku tidak sehat, serta gaya hidup modern tidak boleh dipukul rata. Memang benar bahwa ada diantara para perokok, mereka yang kurus, mereka tidak suka berolahraga, atau mereka yang berpenyakit yang ternyata berumur panjang. Namun sekali lagi, fakta itu bukanlah sebuah keteladanan karena kenyataan medis membuktikan hal yang sebaliknya. Maka hal yang bisa kita lakukan untuk menghindari penyakit jantung adalah sebisa mungkin selalu berupaya meniadakan semua unsur perusak dalam tubuh. Meniadakan faktor resiko genetika maupun faktor resiko yang kita dapatkan serta menghapuskan unsur buruk yang berasal dari lingkungan.

Faktor Resiko Penyakit Jantung


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Jantung Untuk Mengembalikan Kesehatan Jantung, Membantu Mengobati Penyakit Jantung, Bantu Atasi Lemah Jantung, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *